EVALUASI USER EXPERIENCE MAHASISWA SISTEM INFORMASI TERHADAP HAMBATAN PENGGUNAAN LMS LENTERA DI UNIVERSITAS MULIA MENGGUNAKAN ANALISIS STATISTIK
Keywords:
User Experience, Learning Management System, Hambatan LMS, Analisis StatistikAbstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi Learning Management System (LMS) sebagai media utama pembelajaran digital. Universitas Mulia menggunakan LMS Lentera sebagai platform resmi, namun dalam praktiknya mahasiswa masih menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengalaman pengguna (user experience) mahasiswa Program Studi Sistem Informasi terhadap hambatan penggunaan LMS Lentera melalui pendekatan statistik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain non-eksperimental. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 39 mahasiswa Sistem Informasi yang aktif menggunakan LMS Lentera. Variabel penelitian meliputi user experience sebagai variabel independen dan hambatan penggunaan LMS sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif, serta uji korelasi Pearson. Hasil pengujian menunjukkan seluruh item kuesioner valid dan reliabel. Analisis korelasi memperlihatkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara user experience dengan hambatan penggunaan LMS Lentera, dengan nilai korelasi yang sangat lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa penilaian mahasiswa terhadap kemudahan penggunaan, kejelasan tampilan, dan kenyamanan sistem tidak selalu berkaitan langsung dengan munculnya hambatan teknis maupun non-teknis. Meskipun secara umum LMS Lentera dianggap cukup mudah digunakan dan dipahami, mahasiswa masih sering mengalami kendala seperti tidak munculnya notifikasi, tampilan antarmuka yang kurang menarik, keterlambatan akses, serta gangguan sistem lainnya. Hambatan tersebut cenderung muncul secara terpisah dari persepsi user experience secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan LMS Lentera tidak cukup hanya berfokus pada aspek pengalaman pengguna, tetapi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas fitur, keandalan sistem, serta kestabilan teknis. Dengan perbaikan menyeluruh, LMS Lentera diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran digital lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.






